Senin, 21 Maret 2016

37 Tanaman Obat dan Resep Alami Sederhana

37 Tanaman Obat dan Resep Obat Sederhana - Saat ini teknik Obat Tradisional sudah mulai banyak dilirik dan digunakan masyarakat untuk mengatasi berbagai penyakit baik yang akut maupun kronis, ini sangat dimungkinkan karena mengingat efek samping yang minimal jika dibandingkan dengan obat-obatan yang bersifat kimiawi da sintetis.





Berikut ini ada 37 jenis tanaman obat dan cara meramu untuk menanggulangi berbagai penyakit, yang diperoleh dari pengalaman dari masyarakat terdahulu yang telah menggunakan tanaman obat ini.

1.Nama Indonesia : Pulai
Nama Lokal : Lita Famili : Apocynadeae Nama Latin : Alstonia scholaris R. Br.

Khasiat dan cara meramu / pemakaian:

  • Sakit Gigi : Getah diambil dengan cara batang pohon diteres kemudian ditaruh pada kapas dan selanjutnya ditempelkan pada gigi yang sakit. 
  • Asma (Poso) : Kulit batang dikeringkan kemudian ditumbuk sampai halus, diambil sebanyak 1 – 2 sendok kemudian disiram dengan air panas. Setelah hangat diminum setiap pagi. Untuk lebih mengenal pohon ini dapat dilihat pada Lampiran 2 Gambar 1.
2. Nama Indonesia : Jambu biji

Nama Lokal : Jambu biji Famili : Myrtaceae Nama Latin : Psidium quajava
Khasiat dan cara meramu / pemakaian:
Sakit Perut : Bagian yang berfungsi sebagai obat adalah daun yang masih muda. Caranya diambil daun yang masih muda atau segar sebanyak 15 lembar, kemudian dicuci selanjutnya direbus. Dapat juga direndam dengan air panas selama 15 – 20 menit, diminum 3 kali sehari. Selain itu dapat juga dilakukan dengan cara memakan langsung daun muda (pucuk) sebanyak 3 helai.

3. Nama Indonesia : Jeruk Nipis

Nama Lokal : Lemo Kapasak Famili : Rutaceae Nama Latin : Citrus sp Khasiat dan cara meramu / pemakaian: Obat Batuk Buah diperas airnya kedalam gelas kemudian ditambahkan dengan garam dan gula pasir secukupnya. Diminum setiap pagi.

4. Nama Indonesia : Mahoni

Nama Lokal : Mahoni Famili : Meliaceae Nama Latin : Swietenia mahagoni Khasiat dan cara meramu / pemakaian: Obat Malaria Buah mahoni dikupas lalu dibelah dan dikeluarkan bijinya. Setelah itu ditumbuk sampai halus dan ditambahkan dengan air matang sedikit, kemudian diminum. Selain itu dapat juga dimakan langsung bila tahan karena rasanya sangat pahit.

5. Nama Indonesia : Mangga Serat

Nama Lokal : Pao Lalo Famili : Anacardiaceae Nama Latin : Mangifera indica Khasiat dan cara meramu / pemakaian: Sakit Perut (sembelit) Kulit batang dari mangga serat diambil, kemudian dibersihkan dan dipukul-pukul dan selanjutnya direbus. Hasil dari rebusan ini (airnya) diminum 2 kali sehari.

6. Nama Indonesia : Angsana

Nama Lokal : Cenrana Famili : Fabaceae Nama Latin : Pterocarpus indicus Khasiat dan cara meramu / pemakaian: Panas Dalam Getah diambil dengan cara meneres batang dan langsung diminum.

7. Nama Indonesia : Kayu Putih

Nama Lokal : Kayu Putih Famili : Myrtaceae Nama Latin : Melaleuca leucadendrom Khasiat dan cara meramu / pemakaian: Obat Flu Jurnal Hutan Dan Masyarakat Vol. III No. 2 Agustus 2008, 111-234 162
Daun diremas-remas (digosok dengan tangan) kemudian dicium.

8. Nama Indonesia :

Nama Lokal : Patetting Famili : Nama Latin : Khasiat dan cara meramu / pemakaian: Cacingan Jenis pohon ini digunakan oleh masyarakat sebagai obat cacingan. Bagian pohon yang dimanfaatkan sebagai obat adalah getah dengan cara mengambil getah dan langsung diminum.

9. Nama Indonesia : Paliasak

Nama Lokal : Palik Famili : Sterculiaceae Nama Latin : Clenhovia hospitalia Khasiat dan cara meramu / pemakaian: Tekanan Darah Tinggi Bagian yang berfungsi sebagai obat untuk menurunkan tekanan darah tinggi adalah daun. Cara pembuatannya: ambil 2 – 3 lembar daun Klenhoria hospita yang segar, cuci sampai bersih dan rebus dengan 3 gelas air. Diminum 1 kali sehari.

10. Nama Indonesia : Kayu Raja

Nama Lokal : Aju Raja Famili : Fabaceae Nama Latin : Cassia fistula Khasiat dan cara meramu / pemakaian: Penyakit Kusta Bagian dari pohon ini yang dijadikan sebagai obat untuk penyakit kusta adalah daun dan buah. Cara meramunya: ambil daun dan buah yang segar, dicuci sampai bersih dan iris/dirajang kemudian dimasukkan kedalam mangkok dan ditambahkan dengan air dingin. Airnya ini dipakai untuk membasuh badan setelah mandi setiap pagi dan sore.

11. Nama Indonesia :

Nama Lokal : Aju langi´ Famili : Fabaceae Nama Latin : Khasiat dan cara meramu / pemakaian: Kudis (akka’ basah) Bagian dari pohon ini yang dijadikan sebagai obat adalah daun. Caranya: ambil daun yang segar sebanyak 6 – 8 lembar, digongseng sampai hangus kemudian ditumbuk sampai halus dan ditambahkan dengan air jeruk nipis. Hasilnya ini digosokkan pada begian yang sakit 2 kali sehari sampai sembuh.

12. Nama Indonesia :

Nama Lokal : Aju Elalan Famili : Fabaceae Nama Latin : Albizzia procera Khasiat dan cara meramu / pemakaian: Kudis (Akka’ Kering) Bagian dari pohon ini yang digunakan sebagai obat adalah kulit batang. Caranya: ambil kulit batang yang segar secukupnya, tumbuk sampai hancur dan tambahkan garam secukupnya. Hasilnya ini digosokkan pada bagian yang sakit sampai sembuh.

13. Nama Indonesia :

Nama Lokal : Betcepetceng Famili : Nama Latin : Khasiat dan cara meramu / pemakaian: Sakit Gigi Jenis pohon ini digunakan oleh masyarakat setempat untuk mengobati sakit gigi. Cara meramunya adalah mengambil getah dengan meneres batang kemudian ditaruh pada kapas dan langsung ditempelkan pada gigi yang sakit.

14. Nama Indonesia : Sirsak

Nama Lokal : Serikaja Famili : Annonaceae Nama Latin : Annona muricata L Khasiat dan cara meramu / pemakaian: Demam (untuk anak-anak) Bagian tanaman yang dipergunakan sebagai obat adalah daun. Caranya: daun yang muda dan masih segar diambil sebanyak 5 – 8 lembar, kemudian ditempelkan pada kepala anak-anak.

15. Nama Indonesia : Kelapa

Nama Lokal : Kaluku Famili : Arecaceae Nama Latin : Cocos nucifera Khasiat dan cara meramu / pemakaian: Keracunan / alergi, bagian dari tanaman ini yang dijadikan sebagai obat adalah buah. Caranya: dimabil buah kelapa yang masih muda, kemudian dikupas dan diambil airnya dan langsung diminum.

16. Nama Indonesia : Pinang

Nama Lokal : Alosi Famili : Palmae Nama Latin : Areca catechu L Khasiat dan cara meramu / pemakaian: Gatal-gatal, Diambil daun pinang lalu dihangatkan dengan api sampai layu kemudian langsung ditempelkan pada bagian yang gatal.
17. Nama Indonesia : Jarak Pagar

Nama Lokal : Pallang Kaliki Famili : Euphorbiaceae Nama Latin : Jatropha curcas Khasiat dan cara meramu / pemakaian: Luka Identifikasi Tanaman Obat-Obatan Yang Dimanfaatkan Oleh Masyarakat Sekitar Hutan Tabo-Tabo Hamzari 163

Bagian dari tanaman ini yang digunakan sebagai obat adalah getah. Caranya: getah diambil dengan cara memotong tangkai dauan atau pucuk dari tanaman tersebut kemudian langsung ditaruh pada luka baru.

18. Nama Indonesia :

Nama Lokal : Daun Salok Famili : Moraceae Nama Latin : Ficus sp. Khasiat dan cara meramu / pemakaian: Obat Panas Tanaman ini termasuk jenis perdu, masyarakat setempat mengunakan sebagai obat panas atau demam. Caranya: diambil daun yang masih segar sebanyak 5 – 8 lembar kemudian langsung ditempelkan pada kepala dan badan.

19. Nama Indonesia : Mengkudu

Nama Lokal : Bengkuru Famili : Rubiaceae Nama Latin : Morinda tomentosa Khasiat dan cara meramu / pemakaian: Darah Tinggi Bagian dari tanaman ini yang digunakan sebagi obat adalah buah. Caranya: diambil buah yang sudah matang kemudian diparut, setelah diparut disaring sambil diperas airnya. Diminum setiap pagi sampai sembuh.

20. Nama Indonesia :

Nama Lokal : Kamandre Famili : Nama Latin : Khasiat dan cara meramu / pemakaian: Obat Kuat Jenis tanaman ini digunakan oleh masyarakat setempat untuk menambah kekuatan serta dapat menambah daya tahan tubuh terhadap cuaca yang dingin. Caranya : diambil akar secukupnya kemudian diparut, kemudian dimasukkan kedalam gelas dan disiram dengan air panas. Dapat juga dicampur dengan teh, diminum setiap pagi.

21. Nama Indonesia :

Nama Lokal : Galinggang Famili : Fabaceae Nama Latin : Cassea alata Khasiat dan cara meramu / pemakaian: Obat Panu

Bagian dari tanaman ini yang dijadikan masyarakat sebagai obat adalah daun. Caranya: diambil daun yang masih muda dan segar kemudian ditumbuk sampai halus. Hasilnya ini langsung digosokkan pada bagian-bagian tubuh yang kena panu 1 kali sehari selama 3 hari, setiap sore sehabis mandi.
22. Nama Indonesia : Pisang

Nama Lokal : Utti
Famili : Musaceae
Nama Latin : Musa paradisiceae Khasiat dan cara meramu / pemakaian: a. Obat Luka Masyarakat menggunakan tanaman ini sebagai obat luka dengan cara: mengerok batang pisang yang masih tumbuh kemudian ditempelkan pada luka yang masih baru.
Obat Maag : Diambil buah yang masih mentah dan dimakan setiap pagi 1 buah sebelum sarapan.

23. Nama Indonesia : Bunga Tai Ayam

Nama Lokal : Bangka’ Bangkara’ Famili : Verbenaceae Nama Latin : Lantana camara Khasiat dan cara meramu / pemakaian: Obat Luka Bagian tanaman yang dijadikan sebagai obat adalah daun. Caranya: diambil daun yang masih muda kemudian diremas-remas dengan tangan sampai keluar sarinya dan ditempelkan pada bagian yang luka.

24. Nama Indonesia : Kerinyu

Nama Lokal : Lahuna Famili : Compositae Nama Latin : Eupatorium odoratum Khasiat dan cara meramu / pemakaian: Obat Luka Bagian tanaman yang digunakan sebagai ramuan obat luka adalah daun. Caranya: Daun yang masih muda di ambil beberapa helai (secukupnya) kemudian diremas-remas dengan tangan sampai keluar sarinya dan ditempelkan pada bagian yang luka.

25. Nama Indonesia :

Nama Lokal : Biccoro Padang Famili : Nama Latin : Khasiat dan cara meramu / pemakaian: Obat Masuk Angin Bagian tanaman yang digunakan sebagai ramuan obat luka adalah daun. Caranya: Daun yang masih muda dan masih segar di ambil beberapa helai (secukupnya) kemudian diremas-remas dan langsung dicium-cium.

26. Nama Indonesia :

Nama Lokal : Besse Jurnal Hutan Dan Masyarakat Vol. III No. 2 Agustus 2008, 111-234 164
Famili : Nama Latin :

Khasiat dan cara meramu / pemakaian: Obat Sakit Perut Bagian dari tanaman ini yang dijadikan oleh masyarakat setempat adalah daun yang masih muda/pucuk. Caranya: diambil adaun yang muda/pucuk yang masih segar sebanyak 3 lembar, dikunyah dan dimakan. Untuk lebih mengenal tanaman ini dapat dilihat pada Lampiran 10 Gambar 13.

27. Nama Indonesia : Sosor Bebek

Nama Lokal : Taha’ Famili : Crassulaceae Nama Latin : Kalanchoe pinnata. Per.

Khasiat dan cara meramu / pemakaian:
a. Panas/Demam : Bagian tanaman yang dipakai sebagai obat demam yaitu daun. Caranya: diambil daun secukupnya kemudian dipukul-pukul sampai memar dan langsung ditempelkan pada kepala (dahi).
b. Bisul : Bagian tanaman yang dipakai sebagai obat bisul yaitu daun. Caranya: diambil daun sebayak 1 lembar kemudian dilobangi pada bagian tengahnya dan dipukul-pukul sampai memar dan langsung ditempelkan pada bisul dengan menempatkan bagian daun yang dilobangi tepat pada mata bisul.

28. Nama Indonesia : Kunyit

Nama Lokal : Unnyi’ Famili : Zingiberaceae Nama Latin : Curcuma domestica Val.

Khasiat dan cara meramu / pemakaian:
a. Mual-mual : Ambil sepotong kunyit segar sebesar ½ jari jempol tangan, diparut kemudian dimasukkan kedalam gelas dan ditambahkan air hangat ⅓ gelas lalu disaring dan langsung diminum.
b. Pembalut Luka : Ambil sepotong kunyit segar kemudian ditumbuk dan langsung dipakai membalut luka.

29. Nama Indonesia :

Nama Lokal : Lengkis Famili : Nama Latin :  

Khasiat dan cara meramu / pemakaian: Muntah Darah Bagian dari tanaman ini yang dijadikan obat adalah buah. Caranya: diambil buah yang masih segar sebanyak 3 biji, ditumbuk sampai halus dan dimasukkan ke dalam gelas. Tambahkan air hangat kemudian diminum setiap pagi sampai sembuh.

30. Nama Indonesia :

Nama Lokal : Pappang Famili : Nama Latin : Khasiat dan cara meramu / pemakaian: Sakit Perut Bagian tanaman ini yang digunakan sebagai obat sakit perut adalah umbi dan daun. Caranya: umbi dan daun dipotong-potong dan direbus, setelah hangat digosokkan pada perut.

31. Nama Indonesia : Sirih

Nama Lokal : Ganceng Famili : Pipericaceae Nama Latin : Piper sp  

Khasiat dan cara meramu / pemakaian: Obat Mata Bagian tanaman yang digunakan sebagai obat mata adalah daun. Caranya: diambil daun muda dan segar 3 – 5 lembar, dicuci kemudian direbus. Setelah mendidih didinginkan dan dimasukkan kedalam wadah (baskom). Masukkan (muka/mata) ditenggelamkan dan mata dikedip-kedipkan.

32. Nama Indonesia :

Nama Lokal : Joppi Famili : Nama Latin :  

Khasiat dan cara meramu / pemakaian: Sakit Kepala Tanaman ini termasuk jenis liana, masyarakat setempat menggunakan sebagai obat sakit kepala. Caranya: diambil batang dari joppi panjangnya ± 50 cm, kemudian dipelintir (peras) dan airnya ditampung. Airnya ini yang dipakai atau digosokkan diatas kepala (dipakai seperti minyak rambut).

33. Nama Indonesia :

Nama Lokal : Tebulaku Famili : Nama Latin :

Khasiat dan cara meramu / pemakaian: Gatal pada tenggorokan Bagian tanaman yang digunakan sebagai obat adalah batang. Caranya: diambil batang yang masih mudah dan segar kemudian dihangatkan dengan api. Setelah hangat dikunyah dan airnya yang ditelan, ampasnya dibuang.

34. Nama Indonesia :

Nama Lokal : Kacimpang Identifikasi Tanaman Obat-Obatan Yang Dimanfaatkan Oleh Masyarakat Sekitar Hutan Tabo-Tabo Hamzari 165

Famili : Nama Latin :
Khasiat dan cara meramu / pemakaian:
Sakit Beri-Beri : Bagian tanaman yang digunakan sebagai obat adalah daun. Caranya: diambil daun yang masih muda dan segar sebanyak 3 – 5 lembar, diremas-remas dan ditambahkan air hangat. Dipakai setelah mandi dengan cara digosokkan atau disiramkan pada badan. Untuk lebih mengenal tanaman ini dapat dilihat pada Lampiran 18 Gambar 26.

35. Nama Indonesia : Jahe

Nama Lokal : Laiya Famili : Zingiberaceae Nama Latin : Zingiber officanale

Khasiat dan cara meramu / pemakaian:
Obat Batuk : Diambil jahe sebesar ibu jari kemudian diparut atau ditumbuk, lalu tambahkan 1 gelas air hangat, diaduk dan disaring dan diminum setiap pagi dan sore.

36. Nama Indonesia :

Nama Lokal : Pana’ Famili : Nama Latin : Khasiat dan cara meramu / pemakaian: Obat Pening
Bagian tanaman ini yang digunakan sebagai obat adalah daun. Caranya: diambil daun yang segar dan masih muda kemudian diremas-remas dan langsung dicium-cium.

37. Nama Indonesia : Tapak Kuda

Nama Lokal : Tapak Kuda Famili : Umbelliferae Nama Latin : Centella asiatica

Khasiat dan cara meramu / pemakaian: 
Obat Tipes :  Masyarakat setempat menggunakan tanaman ini sebagai obat tipes dengan cara: tapak kuda dicabut dan diambil sampai pada akar-akarnya sebanyak 1 genggam. Dicuci dan direbus, setelah dingin diminum setiap pagi sebelum sarapan.

Bagian-Bagian Tanaman yang dimanfaatkan Sebagai Obat
Hasil penelitian menunjukkan bahwa bagian-bagian tanaman yang dimanfaatkan sebagai obat tradisional oleh Masyarakat di sekitar Hutan bervariasi mulai dari daun muda atau pucuk, buah, batang, kulit, getah, umbi dan akar.

Jumat, 18 Maret 2016

PEMANASAN GLOBAL AKA GLOBAL WARMING



pemanasan global atau istilah internasionalnya adalah global warming adalan naiknya suhu rata rata di permukaan bumi.Menurut berbagai penelitian, pada saat ini suhu di permukaan bumi sudah menunjukkan peningkatan yang sangat drastis yaitu sekitar 0,6°C yang terjadi dalam satu abad terakhir. Peningkatan yang terbilang dan terlihat kecil, namun dampak pemanasan global sangat besar bagi Bumi dan kehidupan di BumiDalam gejala-gejala atau tanda-tanda terjadinya pemanasan global dapat kita amati dan rasakan. Gejala-gejala pemanasan global adalah  pergantian musim yang sulit kita prediksi, sering terjadinya angin puting beliung, terumbu karang yang memutih, dan banjir dan kekeringan di wilayah yang tidak biasa mengalaminya.

Penyebab Pemanasan Global (Global Warming) - Banyak para ahli yang mengemukakan pendapat mengenai penyebab atau faktor-faktor terjadinya pemanasan global. Menurut para ahli bahwa pemanasan permukaan Bumi terjadi karena meningkatnya gas rumah kaca di atmosfer yang merangkap panas, tidak hanya itu, ada banyak lagi penyebab terjadinya pemanasan global yang perlu teman-teman ketahui dalam memperbaiki dan menanggulangi hal tersebut. Penyebab Pemanasan Global adalah sebagai berikut... 
  • Efek Rumah Kaca : efek rumah kaca adalah proses atmosfer menghangatkan planet. efek rumah kaca terjadi akibat panas yang dipantulkan ke permukaan bumi terperangkap oleh gas-gas di atmosfer, sehingga tidak dapat diteruskan ke luar angkasa, melainkan dipantulkan kembali ke permukaan Bumi. Efek rumah kaca memiliki manfaat bagi makhluk hidup di Bumi, namun  jika berlebihan berbahaya kehidupan di Bumi karena dapat mempengaruhi dan mengganggu iklim. 
  • Meningkatnya Gas Rumah Kaca : Gas-gas memiliki sifat yang memerangkap panas, sehingga panas yang terpantul dari permukaan bumi tidak dapat diteruskan ke cahaya akibat dari gas tersebut, gas-gas tersebut adalah gas rumah kaca. Gas yang paling berperan adalah karbon dioksida (CO2). penyebab meningkatnya karbon dioksida adalah pembakaran bahan bakar batu bara, pembakaran minyak bumi, pembakaran gas alam. 
  • Penggunaan CFC yang Tidak Terkontrol : CFC atau Cloro Flour Carbon adalah bahan kimia yang digabungkan menjadi sebuah bahan untuk memproduksi peralatan, terkhusus pada peralatan rumah tangga. CFC terdapat pada kulkas dan AC. 
  • Polusi Kendaraan berbahan bakar bensin : Kendaraan memberikan penyebab terbesar dalam terjadi pemanasan global. Polusi yang dihasilkan kendaraan berbahan bakar bensin seperti motor, mobil dan kendaraan lainnya dimana dari hasil pembuangannya menghasilkan gas karbon dioksida yang berlebihan. Gas karbon dioksida merupakan penyebab utama terjadinya pemanasan global karena karbon dioksida adalah gas yang memerangkap panas sehingga tidak dapat keluar ke angkasa. 
  • Polusi Metana oleh Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan : Gas metana menempati urutan kedua sebagai penyebab utama terjadinya pemanasan global. Gas metana dapat berasal dari bahan-bahan organik yang kekurangan oksigen dari hasil pemecahan bakteri seperti di persawahan, sedangkan pada peternakan, seperti usus hewan ternak, meningkatnya produksi hewan ternak maka meningkatnya pula gas metana yang dilepaskan ke permukaan bumi. 
  • Pengrusakan Hutan : Hutan berfungsi dalam menyerap karbon dioksida dan mengeluarkan oksigen, jika hutan rusak akibat dari penebangan dan pembakaran, maka yang terjadi adalah jumlah karbon dioksida yang diserap oleh hutan sedikit, dan semakin banyak karbon yang berkumpul di atmosfer yang menyebabkan terjadinya pemanasan global. 
  • Pemboroson Energi Listrik :Energi listrik sebagian besar kita gunakan adalah hasil pembakaran dari pembakaran minyak bumi dan batu bara, dimana hasil pembakaran tersebut menghasilkan karbon dioksida 
  • Populasi Kendaraan yang Terus Meningkat : Meningkatnya jumlah kendaraan maka karbon dioksida pun yang dihasilkan dari kendaraan tersebut akan bertambah banyak dan tentu saja menimbulkan pemanasan global. 
  • Pembakaran Sampah Secara Berlebihan : Pembakaran sampah berlebihan yang dilakukan secara massal akan menyebabkan terjadinya pemanasan global karena dari hasil pembakaran sampah tersebut adalah gas metana, yang dapat memerangkap panas.
  • perang : pada zaman modern ini sering terjadi perang dengan memakai senjata pemusnah massal.senjata ini juga dapat menghancurkan lingkungan hidup.sebut saja nuklir dan gas agent oranye beracun yang dapat meracuni manusia dan lingkungan menjadi ladang kematian mass